Jumat, 19 Juni 2009

Tips Menghilangkan Noda Deodorant di Baju

Hm…, anda pengguna setia deodorant? anda tentu paham seringsekali deodorant ini bisa merusak atau mengotori baju Anda, terutama pada bahagian yang bersentuhan langsung dengan ketiak Anda.

Berikut ini tips yang saya ambil dari detik.com untuk membersihkan noda tersebut, semoga membantu:

1. Sebelumnya, periksa dulu tata cara pencucian yang ada pada label pakaian Anda. Apabila label tersebut menyarankan untuk di dry clean, berarti tips ini tidak dapat berkerja secara maksimal dan dikhawatirkan akan merusak pakaian Anda. Bawalah pakaian Anda ke laundry dan katakan keluhan Anda pada noda yang ada dibagian ketiak.

2. Apabila Anda yakin pakaian Anda aman, tahap pertama adalah taburkan bubuk baking soda pada area yang terkena noda bekas deodorant pada pakaian Anda, setelah itu sikatlah.

3. Setelah disikat, tuangkan cuka pada area tersebut. Hal ini akan menimbulkan reaksi kimia berupa buih-buih yang banyak. Tambahkan kembali baking soda dan beberapa sendok cuka secara bergantian sampai buih semakin menghilang.

4. Sikatlah hingga bersih sisa buih yang mengering. Cucilah pakaian seperti biasanya. Sebelum pakaian dikeringkan, periksa dahulu apakah noda tersebut masih terlihat atau tidak. Apabila masih, ulangilah langkah tersebut dari awal.


"Ingin mendapatkan penghasilan tambahan? ingin memiliki bisnis di rumah? hanya butuh waktu 2 jam sehari aja..
tersedia fasilitas web replika dengan sistem autoresponder, e training, forum dan milis"
Info lengkap silahkan klik disini
http://www.facebook.com/zilah.kris


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Foto saya
Saya seorang ibu rumah tangga. Selain mengurus anak dan rumah tangga, Saya juga owner "Toko Sprei Waterproof Zilah" dan "Rumah sprei jakarta" Hub saya di : Sms/whatsapp/line/telegram 085283386280

Anja Demam

Hari minggu pagi tanggal 8 maret 2009, tubuh anja hangat tapi masih tetap lincah.. sore hari, Anja demam.. langsung aku beri sanmol drop penurun panas.. Alhamdulillah turun.. tapi selang 3-4 jam naik lagi.. sampai hari senin malam tanggal 9 maret 2009 suhu tubuh Anja 39.2.. langsung aja aku bawa ke UGD RS International Bintaro..

Sampai UGD, masih harus menunggu waiting list ada diantrian ketiga.. (zilah dah pengen nangis liat anja demam sambil nyebut, bunda..bunda..bunda..).
Tiba giliran Anja diperiksa, suhu tubuhnya udah 39.5
oleh dokter UGD langsung diberi penurun panas melalui dubur
kemudian ditunggu reaksinya 30 - 60 menit, kalau bisa turun sampai dibawah 38 boleh pulang, tapi kalau ga bisa berarti harus dirawat.
Setelah ditunggu selama 1 jam, bukannya suhunya turun tp malah naik menjadi 39.7
Akhirnya kami putuskan untuk dirawat..

Kemudian diambil sample darah dan anja diinfus (aku pengen nangis ngeliat Anja menjerit waktu dipasang infus dan diambil sample darah).
Alhamdulillah akhirnya sekitar jam 24.00 bisa masuk kamar, dan gak lama kmudian Anja bisa bubuk tenang.. (suhunya berangsur-angsur turun), tapi menjelang subuh sekitar jam 4 Anja kembali demam.. sampai hari kamis tanggal 12 maret 2009 panasnya masih naik turun, walaupun sudah diberi antibiotik dan obat batuk (udah mulai 6 maret 2009 anja batuk tapi). Hasil tes darah hanya menunjukkan ada peningkatan jumlah leukosit berarti terdapat infeksi.

Akhirnya pada saat dokter visit hari kamis tanggal 12 maret2009, Anja diminta tes darah lagi untuk melihat DB sama typus, sekalian foto rontgen.. (deg... koq pake rontgen segala, apakah ga bahaya untuk anak seusia Anja 19 bulan???)
Akhirnya, dengan pasrah anja di rontgen dan kembali diambil sample darahnya. Malam harinya, aku menanyakan hasil tes darah pada perawat dan Alhamdulillah hasilnya negatif semua, baik DB maupun typus. Tapi yang menjadi tanda tanya, kenapa koq demamnya ga mau pergi????
Hari Jum'at
Ternyata, hasil foto rontgen menunjukkan bahwa ada peradangan di paru-paru sehingga banyak lendir di paru-parunya.. (ya Allah, anakku terkena pneumonia)
setelah diketahui radang paru-paru, Alhamdulillah berangsur-angsur panasnya turun dan stabil dibawah 37 , tapi Anja terus menjalani inhalasi dan harus menjalani terapi kalau udah ga demam lagi..
Alhamdulillah, Jum'at malam infus dilepas (berharap hari Sabtu bisa pulang)
suhu tubuh tetap stabil dibawah 37
Hari Sabtu, menanti kedatangan dokter (eh baru datang jam 14.00).. Dan Alhamdulillah udah bisa pulang, tapi dengan catatat harus menjalani fisioterapi sambil rawat jalan. (oke dech dokter, gak apa apa yang penting udah bisa dirawat dirumah)..
Hari ini, Senin 16 maret 2009
Anja pertama kali menjalani terapi, Alhamdulillah Anja ga nangis..

Cepat sembuh ya sayang..
Cepat pulih kembali..
Makan yang banyak..
biar penyakitnya takut..